OLAHRAGA DAN NORMA

TUGAS SOSIOLOGI OLAHRAGA
OLAHRAGA DAN NORMA

Oleh
Afristian ismadraga
07601241059

Fakultas Ilmu Keolahragaan
Universitas Negeri Yogyaakarta
2009

A. PENGERTIAN OLAHRAGA DAN NORMA
Kata olah raga adalah kata yang tidak asing dalam telinga kita, kata ini bisa diartikan dalam berbagai arti misalnya :
”olahraga adalah Olahraga mencakup segala kegiatan manusia yang ditujukan untuk melaksanakan misi hidupnya dan cita-cita hidupnya, cita-cita nasional politik, sosial, ekonomi, kultural dan sebagainya”(Menpora Maladi)
“Pengertian olahraga adalah suatu bentuk kegiatan jasmani yang terdapat di dalam permainan, perlombaan dan kegiatan intensif dalam rangka memperoleh relevansi kemenangan dan prestasi optimal.”( Aip Syarifuddin, Belajar Aktif Pendidikan Jasmani dan Kesehatan SMP, Jakarta, Grasindo. 1990) ada lagi Menurut Cholik Mutohir olahraga adalah proses sistematik yang berupa segala kegiatan atau usaha yang dapat mendorong mengembangkan, dan membina potensi-potensi jasmaniah dan rohaniah seseorang sebagai perorangan atau anggota masyarakat dalam bentuk permainan, perlombaan/pertandingan, dan prestasi puncak dalam pembentukan manusia Indonesia seutuhnya yang berkualitas berdasarkan Pancasila.
Olahraga sejak zaman dulu slalu dijadikan alat yang paling efektik untuk menyampaikan pesan perdamaian dan alat untuk meningkatkan martabat suatu Negara dimata internasional. Jadi sekarnag ini masing –masing Negara berusaha meningkatkan kwatilas olahraganya agar nantinya bsa dijadikan media promosi Negara.
Berbicara tentang norma kita selalu beranggapan bahwa norma adalah pedoman dan pengatur dasar kehidupan seseorang dalam bermasyarakat untuk mewujudkan kehidupan antara manusia yang aman, tentram dan sejahtera. Dalam masyarakat sendiri norma terdiri dari 4 macamnorma yaitu :
1. norma sopan santun
2. norma agama
3. norma kesusilaan
4. norma hokum
dalam norma ini diatur berbagai tingkah laku kita terhadap linkungan sekitar yang bertujuan untuk menyamakan pandangan dan membatasi tingkah laku manusia dalam kehidupan bermasyarakat.

B. DAMPAK NEGATIF NORMA UNTUK OLAHRAGA
Dalam dunia olahraga kebugaran jasmani adalah hal yang harus dimiliki pada setiap orang yang melakukan aktifitas. Karena dengan bugar kita dapat melakukan aktifitas sehari-hari dengan lancar dan efisien. Oleh karena itu dari usia dinipun kebugaran jasmani harus dipelihara. Kebugaran jasman anak merupakan sesuatu yang harus didapat dari segala aktifitas yang dilakukan. Karena dalam masa inilah semua perkembangan berlangsung dengan cepat dari fisiologis maupun fisik. Dengan memperoleh kebugaran otomatis segala aktifitas yang lain juga bisa dilaksanakan dengan baik.
Namun dalam kenyataanya khususnya anak-anak, kadang kebugaran jasmani tidak bisa di dapat dengan efisien. Karena sebagian besar anak mendapatkan pendidikan yang bisa meningkatkan kebugaran jasmani hanya disekolah dan aktifitas gerak yang dilakukan anak pada waktu beraktifitas. Jika anak tersebut cm mendapatkan pendidikan itu 1 kali dalam satu minggu sangat tidak mungkin kesegaran jasmani akan didapat. Jadi kesegaran jasmani tersebut harus didapat dari kegiatan diluar pembelajaran di sekolah, misalnya ikut club, atau persatuan olahraga yang membina suatu cabang olahraga. Namun jika anak tersebut tidak mengikuti aktifitas tersebut biasanya kebugaran jasmani didapatkan si anak dari aktifitas bermain misalnya lari-larian, kejar-kejaran, main panjat pohon, main laying-layang, dll.
Namun dalam masyarakat, khususnya masyarakat jawa aktifitas tersebut kadang terhalangi oleh norma yang berlaku dalam masyarakat, misalnya main kejar-kejaran, anak kecil khususnya perempuan dalam masyrakat jawa sering dilarang dan dijadikan aftifitas tersebut kurang sopan untuk dilakukan. Dalam hal ini akan menjadi masalah jika setiap maktifitas yang harusnya mendukung peningkatan kebugaran jasmani dilarang karena adanya norma yang membatasi aktifitas tersebut. Jika semua orang tuamasih berpegangan teguh pada aturan norma tersebut maka itu bisa menyebabkan si anak kurang beraktifitas dan itu menggangu sekali untuk kebugaran jasmani anak tersebut.

Tidak hanya itu , norma kadang juga menghambat perkembangan dunia olahraga yang bersingungan dengan norma agama dan norma sopan santun. Misalnya dalam cabang bola vili pantai, dalm permainan bola voli pantai tingkat nasional sampai internasional pemain khususnya perempuan diwajibkan untuk memakai seragamyang mirip dengan bikini. Karena dengan berpakaian mirip bikini tersebut dianggap pakaian tersebut cocok dan memiliki manfaat yang efisien karena mengingat permainan ini dilakukan dipasir. Ada yang menganaggap pakaian ini bisa mengurangi pasir yang yang menempel pada tubuh, yang nantinya bisa menggangu atlit saat bermain. Namun sekali lagi peraturan pakaian tersebut mendapat pertentangang dari norma khususnya norma agama. Dalam norma agama disebutkan bahwa perempuan tidak boleh memperlihatkan aurotnya di depan umum. Jadi sering kali olah raga ini mendapat hambatan yang keras oleh norma.

C. DAMPAK POSITIF NORMA UNTUK OLAHRAGA
Walaupun kadang menimbulkan hal yang kurang positif untuk dunia olahraga, tapi kadang norma juga bisa menguntungkan untuk dunia olahraga. Karena dengan norma yang selalu berlaku dari usia dini sampai dewasa, insane olahraga bisa bersikap jujur, menghargai, sopansantun, dan menaati aturan. Karena dalam norma-norma tersebut berisi tentang hal-hal yang mengatur hubungan antar individu dan lingkungan.
Jika norma tersebut sudah ditanamkan ndari masa usia dini maka secara tidak langsung anak tersebut sudah belajar hal-hal positif yang bisa diterapkan dalam dunia olahraga. Jadi norma yang berada dimasyarakat yaitu norma hukum, kesusilaan , kesopanan, dan norma agama dapat mendukung berjalannya aktifitas olahraga yang fair play. Khususnya dalam norma agama dan norma hukum dalam norma ini berisi aturan yang berasal dari kitap dan aturan yang dibuwat Negara yang sifatnya memaksa, jadi mau tidak mau aturan tersebut harus dilaksanakan.
Dalam norma ini bnyak sekali hal yang bisa diaplikasikan dalam dunia olahraga. Contohnya larangan menipu, jika norma ini sudah ada dalam insane olahraga maka yang namanya menipu lawan bertanting itu jarang dan mungkin tidak ada. Dan bagi seorang atlit tidak ada lagi yang memakai doping, karena dengan memakai doping sama saja membohongi orang lain dan diri sendiri. Dan perbuatan itu sangat dilarang dalam dunia olahraga, karena itu mencoreng dunia olahraga itu sendiri.

D. KESIMPULAN
Jadi jika bicara lebih jauh tentang pengaruh norma terhadap dunia olahraga norma kadang menyebabkan kemunduran olahraga, karena berbagai aturan yang berada dimasyarakat dan aturan tersebut sering kali mengurangai gerak indifidu, misalnya saja anak perempuan tidak boleh lari-larian. dan norma juga melarang pakaian olah raga yang sesuai, contohnya pkaian bola vili pantai.
Tapi norma juga tidak hanya menbawa pengaruh negative saja, norma juga membawa hal positif yang dapat di aplikasikan dalam dunia olahraga. Misalnya dalam norma mengatur dan mendidik untuk bersikap jujur, sportif, saling menghargai. Semu itu jika sudah tertanam dalam diri seseorang maka jika melakukan aktifitas olah raga seseorang tersebut akan bersikap demikian yaitu bersikap jujur, sportif, saling menghargai.

Daftar pustaka

Aip Syarifuddin, Belajar Aktif Pendidikan Jasmani dan Kesehatan SMP, Jakarta, Grasindo. 1990

~ oleh afristianismadraga pada Januari 6, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: